Daerah  

Soal Banjir di Kampung Gaga, Camat Teluknaga Akan Bangun Posko Layanan Kesehatan dan Dapur Umum

Avatar photo
Camat Teluknaga dan jajaran saat tinjau lokasi banjir di Kampung Gaga Desa Tanjung Pasir.

BantenNet, KABUPATEN TANGERANG – Ketua RT 001/03 Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, meminta upaya dan solusi kepada Pemerintah Kabupaten agar cepat mengatasi banjir di wilayahnya, Selasa (15/02/2022).

Sanusi, selaku ketua RT 001 Kampung Gaga mengatakan, saat awal-awal ketinggian air hampir setengah meter, tapi Alhamdulillah sekarang sudah lumayan surut. Keadaan air di sini menggenang tidak kemana-mana, karena belum adanya jalan air. untuk itu dirinya dan warga berharap ada yang menyumbang mesin sanyo agar air bisa dikeluarkan.

Ia juga mengungkapkan, akibat banjir berkepanjangan ini yang terjadi kurang lebih hampir 3 bulan, banyak warga setempat yang menderita penyakit gatal-gatal, muntaber, kutu air. Namun dari pihak pemerintah setempat belum ada bantuan berupa obat-obatan dan posko kesehatan gratis di RT 001.

“Sudah hampir 2 tahun, baru kali ini Kampung kami mengalami banjir yang tidak surut-surut hampir 3 bulan. Saya minta tolong kepada pemerintah untuk cepat mengatasi masalah ini, salah satunya dengan membuat tanggul sepanjang 300 meter atau solusi lainnya agar air disini cepat surut. Karena masyarakat saya sudah resah dengan banjir yang berkepanjangan ini, ” ucap Sanusi.

Sementara, Zamzam Manohara, Camat Teluknaga mengungkapkan, untuk sementara kita sudah berkoordinasi stakeholder dengan Pemkab. Langkah-langkah yang memang di perlukan saat ini, warga memang butuh layanan kesehatan. Ada beberapa warga dan sebagian besar mengalami sakit gatal-gatal karena ada genangan yang sudah lama ini. Dalam beberapa hari kita akan buat posko layanan kesehatan, dapur umum, dan hal-hal yang lainnya. Kendala untuk banjir tersebut kami sudah berkordinasi dengan pihak pihak terkait baik BM SDA, dan juga warga pengembang yang ada di wilayah sekitar.

“Kita nanti akan coba bantu mencari solusi nya bagaimana air ini supaya bisa lekas surut dan juga mungkin ada beberapa alternatif solusi yang terdekat, kita akan membuatkan saluran air pembuangan dan juga embung atau pun situ agar bisa dijadikan sebagai buangan air sementara atau serapan air,” ujarnya.

Kampung Gaga memiliki 3 RT (RT 001, RT 005, RT 006), banjir pada RT 005 dan RT 006 diketahui kondisi saat ini sudah lumayan surut karena ada saluran pembuangnya, tinggal dinormalisasi dan diberikan pompa air. Sementara, untuk RT 001 sedang dicari solusi yang alternatif dalam jangka dekat.

“Kita akan tetap berlakukan kordinasi dengan steakholder baik dari Desa, masyarakat yang ada di sekitar, juga RT, RW, Relawan, Kecamatan, dan juga dinas untuk turun langsung memberikan bantuan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat yang ada di sini,” tutup Zamzam Manohara.