UPT Samsat Kelapa Dua Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor

Avatar photo
UPT Samsat Kelapa Dua Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor

BantenNet, KABUPATEN TANGERANG – UPT Samsat Kelapa Dua beserta jajaran dari kepolisian dan asuransi Jasa Raharja melakukan operasi pajak kendaraan bermotor pada Senin, 24 Juni 2024 di wilayah jalan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

Pada operasi pajak kendaraan bermotor tersebut, terdapat beberapa kendaraan bermotor terkena razia karena belum membayar pajak kendaraannya.

Kepala UPT Samsat Kelapa Dua, Ahmad Baehaqi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan operasi pajak kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Tepatnya di wilayah Gading Serpong.

Kata Baehaqi, operasi pajak kendaraan bermotor ini bertujuan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Banten dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB).

“Jadi, operasi ini untuk meningkatkan PAD Provinsi Banten dari sektor pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya,

Baehaqi juga menuturkan, bagi pengendara kendaraan bermotor yang terkena operasi pajak kendaraan bermotor ini, jika belum membayar pajaknya, bisa dilakukan membayar pajak yang sudah disediakan.

“Bagi pengendara kendaraan bermotor jika belum membayar pajak, bisa membayar pajak di Samsat Keliling yang ada di sini, dan pastinya akan kami bantu dan dipermudah,” ucapnya.

Selain itu, dalam operasi pajak kendaraan bermotor ini ditargetkan 100 kendaraan yang bisa dirazia dan berpotensi segera membayar pajaknya.

“Tadi beberapa kendaraan ada juga yang sudah membayar pajak, dan ada pula yang belum membayar pajak,”terang Baehaqi.

Baehaqi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Tangerang yang telah membayar pajak kendaraan bermotornya. Sebab kata Baehaqi, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat tentunya untuk pembangunan wilayah Banten, termasuk Tangerang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membayar pajak kendaraan bermotornya,” pungkasnya.

Sementara itu, Randi (35) salah seorang yang terkena operasi kendaraan bermotor mengatakan, dirinya mengakui bahwa memang dirinya belum membayar pajak kendaraan roda duanya.

“Iya pak, saya telat membayar pajak selama satu bulan, dan saya akan pulang dulu lalu saya akan kembali lagi kesini untuk membayar pajak kendaraan bermotornya di Samsat Keliling itu,” tandasnya.

Diketahui, dalam operasi kendaraan bermotor oleh UPT Samsat Kelapa Dua tersebut, sebanyak 131 kendaraan bermotor terkena razia dan terdata belum membayar pajak kendaraan bermotornya.

> ldn