banner 468x60
Banten Raya

Gandeng Brimob, Polri, TNI dan BNN, Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Gabungan

8

BantenNet, TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang melaksanakan razia gabungan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Polres Metro Tangerang Kota, Kodim 0506 Tangerang, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Senin (21/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Razia dilaksanakan di Blok D Aula 4 dan Blok E Aula dengan menyasar hunian yang dihuni sebanyak 214 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, yaitu 1 buah tali, 3 buah stop kontak, 6 buah senjata tajam (sajam) buatan, 4 buah botol kaca, 1 set alat tato, 2 buah kartu poker, dan 1 buah alat pemanas buatan.

Selain razia, Lapas Pemuda Tangerang juga melaksanakan tes urine terhadap pegawai dan WBP. Sebanyak 87 pegawai dan 50 WBP mengikuti pemeriksaan tersebut. Dari total 137 peserta, seluruhnya dinyatakan negatif penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan.

Kalapas Pemuda Tangerang, Mohamad Fadil, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat pelaksanaan P4GN sekaligus sinergi dengan aparat penegak hukum.

“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan langkah deteksi dini serta upaya bersama untuk memastikan Lapas Pemuda Tangerang tetap aman, tertib, dan kondusif. Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkotika,” ujar Mohamad Fadil.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Vivick Tjangkung, mengapresiasi sinergi yang dibangun Lapas Pemuda Tangerang dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan BNN dalam pelaksanaan P4GN.

“Sinergi seperti ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, kondisi Lapas Pemuda Tangerang secara umum dalam keadaan kondusif,” ungkap Vivick.

Pelaksanaan razia gabungan dan tes urine diharapkan dapat terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.

> bob/hms

Exit mobile version