banner 468x60
Banten Raya

Kepala Desa Patrasana Kecamatan Kresek, Focus Atasi Krisis Air Bersih

14
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 134.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

BantenNet, TANGERANG – Proyek pembangunan infrastruktur Desa menjadi fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang di tahun ini. Proyek tersebut di antaranya rencananya adalah betonisasi jalan, sarana air bersih (SAB), saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan tempat mandi cuci kakus (MCK).

Kepala Desa Patrasana Mohammad Sobri kepada Awak media mengatakan, saat ini kita (Pemdes) masih fokus melakukan pembangunan jalan dan saluran air. Termasuk pembangunan kebutuhan penting warga seperti, MCK dan SAB,”tegasnya

“Pemanfaatan anggaran belanja Desa masih kami fokuskan terhadap pembangunan infrastruktur jalan, saluran air dan yang menjadi kebutuhan penting masyarakat lainnya. Kita ingin warga Desa Patrasana merasakan adanya pembangunan berkelanjutan,” katanya, saat ditemui di kantornya

Hari ini bersama warga masyarakat setempat, kami mulai melaksanakan kegiatan kerja bakti, dengan pengecekan dan persiapan tempat guna untuk pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) sebagai tindaklanjuti Bupati Tangerang (Maesyal Rasyid) dalam rangka pemenuhan dan penyediaan sarana air bersih untuk masyarakat pasca dampak musibah banjir beberapa bulan lalu (20/10/2026)

Menurutnya, sebelumnya tempat pembangunan SAB di Rt. 001/001 ini sudah melaluu beberapa tahap pengecekan untuk kelayakan air yang bisa dikonsumsi atau dimasak oleh masyarakat, bahkan kedalamannya mencapai 120 meter,” terang Sobri

Sementara untuk pembangunan SAB dan MCK lainnya , sedang dalam persiapan di sejumlah titik atau RT/RW masing- masing, lantaran masih banyak warga masyarakat yang masih buang air besar (BAB) di sembarang tempat seperti di sawah,”ucapnya

Dibangunnya SAB dan MCK ini bertujuan untuk mengajak warga untuk meninggalkan kebiasaan buruk. Seperti kesulitan mendapatkan air bersih yang layak konsumsi dan nantinya warga juga bisa memanfaatkan DAN dan MCK tersebut untuk mandi, mencuci pakaian dan aktivitas lain yang membutuhkan air bersih,”tambahnya.

Kedepan masyarakat Desa Patrasana dengan adanya pembangunan SAB dan MCK tersebut tidak lagi mengambil air di sembarang tempat yang tidak terjamin kebersihannya dan tidak lagi mengambil air kali atau air sumur yang tidak terjamin kebersihannya,” ujar Sobri

Terakhir Sobri juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah , juga para warga masyarakat Desa Patrasana yang kritis serta memberikan masukan dan gagasan untuk pembangunan Desa.

“Mari bersama-sama membangun Desa lebih maju dan sejahtera. Karena membangun tidak hanya Kepala Desa sendiri, tapi juga harus bersama-sama agar pembangunan sesuai dengan harapan semua. Yakni terbentuknya pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

Sementara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Patrasana, H. Rakinan,M.Pd, mengapresiasi respon cepat Pemerintah Desa terhadap keluhan warga.

Mulai dari pembangunan jalan, saluran air dan sarana umum lain dan apabila belum ada yang terakomodir, semoga secara bertahap akan terakomodir,”ungkapnya.

“Semoga pembangunan SAB dan MCK ini bisa bermanfaat untuk warga. Rencana tahun ini juga akan ditambah sebanyak 2 titik lagi, agar masyarakat semua bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari hari,” lanjutnya.

“Alhamdulillah terimaksih kepada Pemerintah Desa atas kepeduliannya termasuk juga menyediakan sarana air bersih, Saya berharap dengan adanya SAB warga juga ikut serta membantu menjaga dan merawat kebersihannya dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan manfaat untuk kita semua,” pugkasnya.

Perlu diketahui, warga Desa Patrasana saat ini mengalami krisis air bersih, mereka mengambil air disembarang tempat seperti sungai, saluran irigasi dan sumur yang tidak terjamin kebersihannya.

>Yan

Exit mobile version