Banten RayaPendidikan

Masyarakat dan Lembaga Pertanyakan Kinerja Panitia SPMB SMKN 2 Kabupaten Tangerang Terkait Penilaian Kelulusan

8
×

Masyarakat dan Lembaga Pertanyakan Kinerja Panitia SPMB SMKN 2 Kabupaten Tangerang Terkait Penilaian Kelulusan

Sebarkan artikel ini

BantenNet, TANGERANG – Sejumlah masyarakat dan lembaga pendamping mempertanyakan kinerja panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 2 Kabupaten Tangerang. Mereka menduga terdapat kejanggalan dalam sistem penilaian kelulusan yang ditampilkan melalui laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah wali murid mencermati hasil pengumuman kelulusan yang diunggah pada sistem SPMB. Mereka menilai terdapat pola nilai yang dianggap tidak wajar karena hampir seluruh peserta yang dinyatakan lulus memiliki nilai yang sama atau sangat berdekatan.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan hasil penilaian yang ditampilkan dalam sistem tersebut.

“Terasa janggal melihat nilai yang hampir rata-rata berada di angka 95,00. Sementara pada jurusan ATPH justru terlihat berbeda dengan nilai sekitar 85,00. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan orang tua siswa,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menanggapi hal itu, Deden Syaripudin, SH, selaku pendamping masyarakat dan lembaga, menyatakan pihaknya menemukan sejumlah indikasi yang perlu mendapat penjelasan dari panitia maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Menurut Deden, hasil penilaian yang ditampilkan pada laman resmi SPMB terlihat berbeda dibandingkan pola penilaian yang diterapkan di sejumlah SMKN lainnya di Provinsi Banten.

“Sangat janggal ketika hampir seluruh peserta yang dinyatakan lulus memiliki nilai rata-rata 95,00 dan angkanya hampir sama di setiap jurusan. Hanya pada jurusan ATPH yang terlihat memiliki perbedaan nilai cukup signifikan. Hal ini perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat,” tegas Deden.

Ia menambahkan, pihaknya akan meminta klarifikasi resmi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten terkait mekanisme dan proses seleksi penerimaan peserta didik baru di SMKN 2 Kabupaten Tangerang.

Selain itu, pihaknya juga berencana melaporkan dugaan adanya kelalaian atau ketidaksesuaian dalam proses penilaian apabila ditemukan indikasi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia SPMB SMKN 2 Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi. Perwakilan masyarakat mengaku telah berupaya meminta penjelasan langsung, namun belum memperoleh kesempatan untuk bertemu kembali dengan pihak panitia.

> ldn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *