banner 468x60
Banten RayaBerita

Pengecoran Jalan Diperum Sari bumi Menjadi Sorotan Tajam, Agregat Bercampur Puing.

21
6adc6cc3-03c0-4890-b3b6-3c8fc48d21cb
251897F0-BAB0-43F4-8C34-604D89F45AD5

 


BantenNet,Kabupaten Tangerang.Jum’at

( 14/8/2026 ), peningkatan jalan atau beton diperum sari bumi Rt.04/Rw.18 kelurahan binong kecamatan curug tangerang yang dikerjakan oleh CV.Daniswara diduga tidak sesuai spesifikasi standart maupun kualitasnya.

Proyek tersebut yang bersumber dari dana APBD kabupaten tangerang TA 2026 dilihat dari papan proyek informasi menelan biaya Rp.99.000.000.00, melalui Dinas bina marga dan sumber daya air ( DBMSDA ).

Dilihat dari pengamatan lapis pondasi bawah yakni hamparan agregat yang digelar terindikasi telah dioplos dengan sisa sisa puing ( material bekas ), supaya keuntungan yang diperoleh hasilnya menggiurkan.

“Kenapa demikian, karena anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk pengadaan agregat atau basecourse sengaja dipangkas oleh penyedia jasa, tentu ini menjadi praktek kotor seperti menimbulkan kerugian APBD yang sangat signifikan sshingga proyek tidak maksimal.

Saat dijumpai salah satu pekerja mengatakan bahwa pelaksana proyek peningkatan jalan lingkungan yang dikerjakannya bernama Wahyu.pungkasnya.”

Dan untuk masalah agregat kita enggak tahu, kita cuma kuli atau kerja tenaga saja, urusan material bukan urusan kuli, ungkap salah satu pekerja yang tidak mau disebut namanya.

Adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan proyek tersebut menurutnya, pejabat pembuat komitmen (PPK) maupun pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dan pengawas DBMSDA harus memberikan penjelasan secara publish.

Atau mungkin yang pasti ada pembiaran dari Dinas atas indikasi kecurangan yang terjadi,” paparnya.

Sampai berita ini diterbitkan pengawas PPK dan PPTK dan DBMSDA belum dapat dikonfirmasi.

> Iwan.

Exit mobile version