BantenNet, TANGERANG – Tumpukan sampah di kawasan Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, masih terlihat menggunung di sisi jalan raya hingga Kamis, 26 Maret 2026. Kondisi ini tetap terjadi meski sebelumnya telah viral di media sosial.
Sepanjang jalan Salembaran menuju Kampung Melayu, pengguna jalan disuguhi pemandangan tumpukan sampah yang membentang. Limbah rumah tangga, kantong plastik, hingga sisa makanan bercampur menjadi satu, menimbulkan kesan kumuh dan tak terurus.
Situasi diperparah oleh genangan air yang bercampur dengan lindi dari sampah. Cairan tersebut mengalir ke badan jalan, menciptakan permukaan licin yang berpotensi membahayakan pengendara.
Seorang warga, Ardiansyah, menyampaikan keluhannya melalui video yang beredar. Ia menyinggung kondisi lingkungan yang dinilai memprihatinkan, terlebih setelah adanya informasi bahwa pejabat daerah sempat melintas di lokasi tersebut. Namun, hingga kini belum terlihat adanya penanganan.
“Katanya kemarin Bupati Tangerang lewat sini, tapi sampai sekarang belum dibersihkan,” ujarnya.
Hingga Kamis siang, belum tampak aktivitas pembersihan di lokasi. Tidak terlihat petugas maupun armada pengangkut sampah yang melakukan penanganan.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap, menghambat arus lalu lintas, serta berpotensi memicu gangguan kesehatan bagi warga sekitar.
Secara regulasi, pengelolaan sampah mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta peraturan daerah setempat. Aturan tersebut melarang pembuangan sampah sembarangan di fasilitas umum, dengan ancaman sanksi administratif maupun pidana.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan ini, agar tidak berlarut-larut dan semakin merugikan lingkungan serta kesehatan warga.















