,BanteNet, TANGERANG – Sebuah rumah kontraka yang berlokasi di wilayah Desa Suka Harja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, diduga kuat dijadikan ajang praktik prostitusi terselubung. Dugaan ini mencuat setelah dilakukan investigasi lapangan oleh Jimy dan Bolot, yang dikenal sebagai aktivis sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan selama beberapa hari, Jimy dan Bolot menemukan sejumlah aktivitas mencurigakan di kontrakan tersebut. Mulai dari keluar-masuk tamu pada jam-jam tidak wajar, hingga dugaan adanya transaksi yang tidak lazim bagi rumah kontrakan pada umumnya.
“Kami melakukan pemantauan langsung di lapangan. Pola aktivitasnya mengarah pada praktik prostitusi terselubung. Ini jelas meresahkan warga sekitar,” ujar Jimy kepada awak media, Minggu (25/1/2026).
Hal senada disampaikan Bolot. Ia menilai keberadaan kontrakan tersebut berpotensi merusak norma sosial serta menciptakan keresahan di lingkungan warga, terlebih lokasinya berada di kawasan permukiman padat penduduk.
“Ini bukan sekadar isu moral, tapi juga soal ketertiban dan keamanan lingkungan. Warga sudah lama resah, tapi seolah ada pembiaran,” tegas Bolot.
Keduanya mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah desa setempat untuk segera turun tangan melakukan pengecekan dan penindakan sesuai aturan yang berlaku. Mereka menegaskan, jika dugaan ini terbukti, maka pihak pengelola maupun oknum yang terlibat harus diproses secara hukum.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik kontrakan maupun aparat terkait. Warga berharap aparat tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas demi menjaga ketertiban serta nama baik lingkungan. >bob
















