News  

BKKBN Provinsi Banten Apresiasi Pemkab Tangerang Miliki DPPKB

Avatar photo
BantenNet.com. Kabupaten Tangerang – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memiliki Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) tersendiri yang mengurusi soal kependudukan.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk pada BKKBN Banten mengatakan adanya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang menjadi awal yang baik untuk mengurus persoalan kependudukan.
“Di Banten, baru Kabupaten Tangerang yang memiliki SKPD sendiri, semoga segera diikuti oleh kabupaten atau kota lainnya,” ujarnya kepada awak media usai menjadi narasumber Sosialisasi Integrasi Kampung KB yang dihelat BKKBN di Kampung Bolang, Desa Sukasari, Rajeg, Kamis (21/12/2017).
Meskipun Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Kabupaten Tangerang masih tinggi dibandingkan rata-rata di Banten, namun menurutnya tidak semata-mata karena faktor kelahiran, melainkan karena migrasi penduduk yang mencari nafkah di kota yang dikenal dengan kota 1001 industri itu.
“Saat ini, laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang masih diatas rata-rata Banten, yaitu 3,17 persen, sementara rata-rata Banten 2,07 persen,” tambahnya.
Masih kata Budoyo, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemkab Tangerang, karena akan menjadi akar berbagai persoalan.
“Jumlah penduduk yang tinggi akan berdampak pada berbagai persoalan, misalnya layanan pendidikan, kesehatan, sosial dan infrastruktur lainnya,” jelasnya.
Sebagai akar persoalan pembangunan, ditegaskannya penduduk harus dijadikan subjek dalam perencanaan kebijakan pembangunan, hal ini untuk mengatasi berbagai persoalan yang saat ini dan yang akan datang.
“Dengan memiliki perencanaan terpadu, tentunya akan ada program terstruktur dan sistematis untuk menjawab persoalan kependudukan,” imbuhnya.
Ia berharap, Implementasi program Kampung KB dilakukan secara serius, terutama dalam keterpaduan program lintas sektoral untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang sebagian besar masih pada level keluarga sejahtera.
“Keberhasilan program Kampung KB dengan meningkatnya kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia, ini harus menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukasari, Mukhlis berharap dukungan Pemkab Tangerang untuk terus mendorong kesadaran masyarakat di desanya, terutama terkait program KB.
“Program Kampung KB ini dicanangkan pak Bupati setahun yang lalu, bukan program abal-abal, harus dijaga demi terwujudnya masyarakat Desa Sukasari yang sejahtera,” katanya.
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta itu, turut hadir Camat Rajeg, Ahmad Patoni, Tenaga Ahli Anggota Komisi IX DPR RI Irgan Chairul Mahfiz, Bambang Wahyu Ganindra, kader PKK Kecamatan Rajeg, UPT KB Kecamatan Rajeg, serta tokoh masyarakat setempat.
>ladien