banner 468x60
Banten RayaPeristiwa

Proyek Paving Block di Mauk Disorot, Tidak Terpasang Papan Informasi

13

BantenNet, TANGERANG – Proyek pembangunan paving block di Kampung Sukamulya RT 003/RW 001, Kelurahan Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan warga karena tidak terlihat adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan, Senin (21/9/2026).

Ketiadaan papan informasi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh informasi mengenai identitas pelaksana, sumber anggaran, nilai kontrak pekerjaan, serta instansi yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pekerja menyebut bahwa pekerjaan tersebut merupakan proyek milik seseorang bernama “Epul”. Namun, keterangan tersebut belum menjelaskan siapa yang dimaksud, termasuk kapasitas maupun perannya dalam pelaksanaan proyek.

Menanggapi hal itu, Wawan, warga setempat, mempertanyakan transparansi pelaksanaan pekerjaan yang diduga menggunakan anggaran pemerintah tersebut.

“Kalau memang proyek pemerintah, jangan sampai masyarakat dibuat bertanya-tanya. Papan informasinya harus jelas. Warga berhak mengetahui proyek ini milik siapa, sumber anggarannya dari mana, berapa nilai pekerjaannya, dan siapa pelaksananya,” ujar Wawan.

Menurutnya, pernyataan pekerja yang hanya menyebut nama “Epul” tanpa penjelasan lebih lanjut berpotensi menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.

“Kalau tukang bilang ini punya Epul, ya Epul itu siapa? Apakah pelaksana kegiatan, kontraktor, pemborong, atau pihak lainnya? Ini harus dijelaskan. Jangan sampai informasi proyek yang seharusnya terbuka hanya berhenti pada jawaban pekerja di lapangan,” tegasnya.

Wawan menambahkan, tidak terpasangnya papan informasi proyek belum tentu menjadi bukti adanya pelanggaran. Namun demikian, kondisi tersebut tetap perlu mendapat penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab.

“Tidak adanya papan informasi memang belum bisa langsung disimpulkan sebagai pelanggaran. Tetapi kondisi ini patut dipertanyakan dan perlu dijelaskan kepada masyarakat. Jika proyek ini resmi dan sesuai ketentuan, seharusnya tidak ada alasan untuk menutup informasi kepada publik,” katanya.

Ia meminta instansi terkait serta pihak pelaksana proyek segera memberikan klarifikasi mengenai sumber pendanaan, nilai pekerjaan, identitas pelaksana, serta alasan tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut bernama Epul maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

> bob

Exit mobile version