NasionalRagam

Wamen Viva Yoga: Kunjungi Balai Transmigrasi Denpasar – Bali

12
×

Wamen Viva Yoga: Kunjungi Balai Transmigrasi Denpasar – Bali

Sebarkan artikel ini

BantenNet, BALI – Kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viova Yoga Mauladi di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar, disambut oleh seluruh pegawai.
(05/11/2026)

Kehadiran Viva Yoga di kantor yang lebih akrab disebut Balai Transmigrasi Denpasar itu untuk melakukan kunjungan kerja, meninjau sarana dan prasarana yang ada. Saat berada di Balai Tansmigrasi Denpasar, dirinya meninjau ruang-ruang kelas yang ada serta demplot yang berada di bagian paling belakang balai.

Di demplot terdapat berbagai macam tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti nanas, melon, cabai, pisang, papaya, dan lain sebagainya. Di balai juga ada pembenihan ikan.

Sebagai balai yang strategis dalam mendukung program Kementerian Transmigrasi untuk merealisasikan pembangunan nasional, ada rencana Balai Transmigrasi Denpasar akan dikembangkan baik sarana gedungnya maupun fungsinya.

Menurut Viva Yoga, tempat ini merupakan lokasi yang strategis, berada di kawasan Seminyak, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Kawasan ini merupakan tempat wisata dari dalam dan luar negeri. Setiap hari di depan balai terlihat wisatawan terutama asing, hilir mudik.

Viva Yoga mendorong agar Balai Transmigrasi Denpasar tidak hanya sekadar untuk pelatihan dan pemberdayaan transmigran maupun masyarakat lainnya, “jelasnya

“Ditempat ini juga ada etalase yang memajang sekaligus memasarkan produk-produk UMKM dari para transmigran. ” Ayo, Kita kembangkan Balai Transmigrasi Denpasar, agar tidak hanya sebagai tempat pelatihan namun juga etalase global”, ujarnya.

“Di tempat ini Kita pasarkan produk-produk UMKM para transmigran,”tambahnya.

Sementara peluang untuk memasarkan produk transmigran ke global sangat tinggi sebab selain tempat etalase berada di kawasan wisata mancanegara, produk yang dihasilkan para transmigran merupakan produk yang popular dan banyak diminati oleh wisatawan seperti kopi, coklat, snack, dan produk UMKM lainnya.

Apalagi dari Kawasan transmigrasi di Sulawesi Tengah dan Lampung, transmigran menghasilkan berbagai jenis kopi dan coklat, “tuturnya.

Viva Yoga mengatakan, Kopi sebagai minuman yang digemari banyak orang tentu menjadi potensi besar untuk memasarkan produk yang banyak dihasilkan dari kawasan transmigrasi. Demikian pula coklat dan snack produk transmigran.

Oleh karena itu dalam pengembangannya nanti Balai Transmigrasi Denpasar juga bisa bersinergi dengan pihak swasta lainnya

Dengan hadirnya pihak swasta disebut akan lebih mempercepat pembangunan dan melengkapi fasilitas pendukung pariwisata.

Disini peran Kementerian Transmigrasi kerap melakukan sinergi dengan pihak lain dalam rangka mengembangkan kawasan dan pemberdayaan transmigrant,”ucapnya mengakhiri

>Idn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *