Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banten Raya

Warga Apresiasi Respons Pengembang, Normalisasi Sungai Jadi Tuntutan

17
×

Warga Apresiasi Respons Pengembang, Normalisasi Sungai Jadi Tuntutan

Sebarkan artikel ini
pembangunan tanggul pembatas di sekeliling perumahan serta menyiapkan mesin pompa untuk menyedot air saat terjadi banjir di perumahan Sukasari Indah Permai yang berlokasi di Kampung Sarakan, RT 05/RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, ( dok.foto : BantenNet)

BantenNet, TANGERANG – Warga Perumahan Sukasari Indah Permai yang berlokasi di Kampung Sarakan, RT 05/RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pengembang dalam menangani banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Sebagai bentuk respons, pihak pengembang telah merealisasikan pembangunan tanggul pembatas di sekeliling perumahan serta menyiapkan mesin pompa untuk menyedot air saat terjadi banjir. Langkah ini dinilai cukup membantu warga dalam meminimalisasi dampak genangan air, Minggu (25/1/2026).

Perumahan yang masih dalam tahap pembangunan itu disebut memiliki pengembang yang responsif terhadap keluhan warga. Menurut perwakilan pengembang, seluruh perizinan pembangunan, termasuk dokumen lingkungan, telah lengkap. Namun demikian, banjir yang terjadi diduga kuat berasal dari aliran hilir Kali Besar menuju TPA Jatiwaringin yang mengalami pendangkalan akibat timbunan sampah dan tumbuhnya pepohonan liar. Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah melalui langkah normalisasi sungai.

Maryono, warga Blok D7 Nomor 8 yang akrab disapa Bang Gondrong, mengungkapkan bahwa dirinya telah tinggal di Perumahan Sukasari Indah Permai selama enam bulan terakhir. Ia menyebut, sejak awal warga telah menyampaikan keluhan kepada pengembang, dan seluruh aspirasi tersebut ditanggapi dengan baik. Huuu

“Awalnya kami mengajukan permintaan pembangunan tanggul, dan saat ini sudah dikerjakan meski masih dalam proses. Setelah itu hujan terus turun dan banjir terjadi, awalnya dibantu pompa dari Damkar, sekarang perumahan sudah memiliki mesin pompa sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa banjir yang terjadi bukan semata akibat curah hujan, melainkan air kiriman dari wilayah lain. Meski sempat terjadi genangan setinggi mata kaki di jalan lingkungan, warga menilai penanganan yang dilakukan pengembang sudah cukup maksimal.

“Sekarang perumahan sudah dikelilingi tanggul, drainase aman dari tandon dan danau. Masalah utamanya justru di hilir Kali TPA Jatiwaringin yang tertutup sampah dan ditumbuhi pohon hingga membentuk semacam pulau di tengah kali,” jelasnya.

Bang Gondrong menambahkan, warga tidak menyalahkan pengembang karena proyek perumahan masih dalam tahap penyelesaian. Ia juga mengaku memilih menetap di perumahan tersebut setelah sebelumnya mengontrak di kawasan lain.

“Dari pengembang alhamdulillah sudah cukup, ada tanggul dan mesin pompa. Sekarang harapan warga kepada pemerintah agar segera melakukan normalisasi kali di bagian hilir,” tegasnya.

Sementara itu, Irin selaku perwakilan pengembang Perumahan Sukasari Indah Permai memastikan seluruh perizinan, termasuk Amdal, telah dipenuhi sebelum pembangunan dimulai.

“Kami tidak mungkin memulai pembangunan jika perizinan belum lengkap. Terkait banjir, kami terus melakukan perbaikan dan memenuhi permintaan warga, mulai dari pembangunan tanggul hingga penyediaan pompa air,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *