Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banten Raya

HPSN 2026 di Tangerang: DLHK Lakukan Pengendalian Bau dan Perbaikan Air Tanah

4
×

HPSN 2026 di Tangerang: DLHK Lakukan Pengendalian Bau dan Perbaikan Air Tanah

Sebarkan artikel ini
Peringatan HPSN diisi dengan penanaman pohon bambu sebagai upaya mengurangi bau di sekitar lokasi, serta penebaran eco enzyme ke sumur pantau untuk memperbaiki kualitas air tanah.(dok.foto: BantenNet)

BantenNet, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan­ (DLHK) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di TPA Jatiwaringin. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran pemerintah daerah, unsur TNI–Polri, PLN, pihak swasta, camat, kepala desa, karang taruna, serta pengelola TPA.

Peringatan HPSN diisi dengan penanaman pohon bambu sebagai upaya mengurangi bau di sekitar lokasi, serta penebaran eco enzyme ke sumur pantau untuk memperbaiki kualitas air tanah.

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, penanaman bambu berfungsi sebagai penyerap bau sekaligus penghalang angin di area TPA.

“Kami menanam bambu agar bisa menjadi barrier lingkungan sekaligus membantu mengurangi bau di sekitar lokasi,” ujarnya.

Selain itu, penyiraman eco enzyme dilakukan untuk menekan kadar bakteri E-coli dan menetralkan kondisi air tanah yang digunakan masyarakat sekitar.

“Kita ingin mengetahui sejauh mana kualitas air bisa dinormalisasi dan kandungan bakterinya dapat dikurangi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang juga menyiapkan TPA Jatiwaringin sebagai lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Lahan seluas 6,5 hektare telah dipadatkan, jaringan air bersih PDAM sudah tersedia, serta volume sampah harian mencapai sekitar 2.700 ton — melebihi syarat minimal 1.000 ton per hari.

Pemerintah daerah pun membuka kerja sama dengan pihak ketiga, dengan PLN sebagai leading sector, guna mendukung program pengolahan sampah berbasis energi yang ditargetkan mulai berjalan pada 2026.

Bupati turut mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan dan menggunakan TPS yang telah disediakan.

“Kami sudah meminta camat dan kepala desa untuk terus melakukan sosialisasi. Sampah di pinggir jalan tetap kami angkut, tetapi dalam waktu singkat kembali menumpuk. Karena itu masyarakat harus membuang sampah di tempatnya,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Bupati juga menyampaikan pesan menjelang bulan suci Ramadan.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kenyamanan dalam beribadah,” tutupnya.

> ldm

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *