Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banten RayaPolitik

Iwan Darmawan Soroti Persepsi Publik terhadap Kepemimpinan Nasional, Tokoh Banten Ajak Pemerintah Perbaiki Kebijakan

20
×

Iwan Darmawan Soroti Persepsi Publik terhadap Kepemimpinan Nasional, Tokoh Banten Ajak Pemerintah Perbaiki Kebijakan

Sebarkan artikel ini
KH.Embay Mulya Sayarif ( Kiri), Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein ( Tengah ), Panglima Brigade Gema Mathla’ul Anwar, Iwan Darmawan, (Kanan), dok.foto : BantenNet

BantenNet, SERANG – Tokoh pemuda Banten Lo yang juga Panglima Brigade Gema Mathla’ul Anwar, Iwan Darmawan, menilai munculnya persepsi negatif masyarakat terhadap kepemimpinan nasional saat ini dipengaruhi oleh sejumlah persoalan strategis, baik di tingkat internasional maupun domestik. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah pertemuan tokoh masyarakat Banten yang juga dihadiri Mamun Muzaki dan Kurtubi.

Menurut Iwan Darmawan, sedikitnya terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi penilaian publik terhadap pemerintah saat ini.

Pertama, kebijakan politik luar negeri Indonesia dinilai memicu perdebatan di tengah masyarakat. Ia menyoroti keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace yang disebut sebagai inisiatif Presiden Amerika Serikat, serta diplomasi terkait tarif impor yang dianggap sebagian kalangan kurang menguntungkan bagi kepentingan nasional. Kebijakan tersebut, menurutnya, dipersepsikan sebagian masyarakat melukai rasa kemanusiaan universal, khususnya di kalangan umat Islam.

Kedua, persoalan dalam negeri yang masih menjadi perhatian publik, di antaranya wacana reformasi Polri yang terus berpolemik serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi penganggaran maupun implementasi di lapangan.

Ketiga, di tingkat daerah masih terjadi berbagai persoalan konflik agraria dan alih fungsi lahan produktif. Ia mencontohkan persoalan alih fungsi lahan kehutanan dan pertanian di wilayah Banten Utara, termasuk kawasan PIK 2, yang hingga kini masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Mamun Muzaki menekankan pentingnya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai kebijakan strategis dapat dipahami secara utuh. Menurutnya, transparansi dan dialog publik menjadi kunci untuk meredam kesalahpahaman serta menjaga stabilitas sosial.

Sementara itu, Kurtubi menilai pemerintah perlu memperkuat keberpihakan terhadap kepentingan rakyat, terutama dalam kebijakan ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam. Ia mengingatkan agar pembangunan tetap memperhatikan aspek keadilan sosial serta perlindungan terhadap masyarakat kecil, khususnya petani dan masyarakat terdampak pembangunan.

Meski terdapat berbagai catatan kritis, Iwan Darmawan menegaskan bahwa pemerintah tetap harus diberikan kesempatan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

“Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus tetap dikawal dan dipertahankan hingga tuntas masa jabatan sesuai amanat konstitusi,” ujarnya saat menghadiri pertemuan dengan Mantan perwira tinggi TNI, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein di Rumah Makan Dapur Sunda Serang, Sabtu 28 Pebruari 2026.

Para tokoh yang hadir berharap pemerintah dapat memperbaiki berbagai kebijakan strategis sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas nasional.

> ldn

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *